Posts

Perayu Yang Buruk

 Hanya dengan iman  Aku mampu meniru sedikit ajaran kebaikan kekasih Mu.  Hanya dengan iman Aku mampu menembus hijab makna yang amat tebal bagaikan dosa laluku. Hanya dengan iman Aku arungi samudera ketidakpastian kehidupan dengan perasaan tenang. Hanya dengan iman Aku mencintai ciptaan Mu dengan lebih indah. Hanya dengan iman Aku mampu melihat rahasia diri yang tak kuketahui. Hanya dengan iman Aku diizinkan untuk menyadari segala ketidaktahuanku. Hanya dengan iman Aku ingin merasakan apa yang Musa rasakan di bukit Sinai walau jauh dari kata layak. Tanpa seizin Engkau, aku sama sekali tak mampu. Maaf Tuhan, aku merupakan perayu yang buruk.

Anugerah Yang Terhijab

 "Hipokondria", sebut mereka dari dunia maya yang luas. Kata itu berceceran laksana darah hewan ternak di rumah penjagalan, namun tentu kupilah yang selanjutnya akan kuserap sesuai dengan nyamannya hatiku. Walau secara substansial sedikit pun tak berbeda, terkadang kecenderungan hati memaksa ku untuk subjektif. Malam demi malam tak pernah absen kucicipi kata yang sudah terpilah itu demi meraih ketenangan, walau sering kali dikala siang jiwaku termakan oleh pikiranku sendiri. Seribu maaf untuk kalian, kawan-kawan setiaku, yang telah membantu dengan kalimat-kalimat indah yang sarat akan itikad baik membantu, namun tak bisa kuserap. Apalah daya diri yang bahkan tak mampu memberikan alasan fundamen mengapa kekacauan ini terjadi. Perkara hati memang misteri. Tingkat kepekaan hati ku semakin meningkat dan membabi buta yang kian menyiksa. Akhir cerita, aku sangat bersyukur karena kekacauan ini berakhir dengan indah. Satu hal yang lucu, terkadang manusia tak siap menerima anuge...

Dongeng Ksatria Penegak Kebenaran

Pada suatu waktu, hiduplah seorang pemuda yang cinta akan kebebasan dan bermimpi untuk menegakkan kebenaran di dunia, walau apapun caranya. Berbekal ilmu yang ia terima dari sekolah nya di negeri Barat sana, juga dengan tekad yang kuat, dimulailah sepak terjangnya dalam menegakkan kebenaran ke suatu tempat yang ia rasa paling membutuhkan jasa nya. Sesampainya di tempat tersebut, sesuai dengan prediksinya, hampir semua orang di tempat tersebut sudah gila, gila bagaikan orang mabuk alkohol berat, dan memang benar, tetapi bukan karena alkohol, mereka mabuk akan dogma-dogma gaib atau takhayul, yang mereka jadikan acuan tak jelas adanya, sangat tak ilmiah dan jauh dari kata realistis, lantas segera ia membuka smartphone nya untuk mengirim pesan untuk mengadukan tentang keadaan di tempat tersebut ke Profesor yang ia hormati pada masa ia di sekolah dulu. Tak berselang lama, ia menerima pesan balasan dari sang Profesor panutannya tersebut yang berusaha untuk meluruskan kembali niat dan mem...

Antara Aku, Kucing, Sufi dan Anjing

Kucing liar kecil berbulu hitam itu kuberi nama “Si Hitam”, entah mengapa “hanya” itu kusematkan namanya, kekreatifan ku terbelenggu, hanya karena memang ia berwarna hitam saja. Berbeda nasib dengan saudara kandungnya, yang kuberi nama “April”, maknanya karena ia lahir dari Rahim induknya pada bulan April lalu. Warna bulu antara mereka berdua pun berbeda, April berwarna putih salju   keabu-abuan sedangkan Si Hitam berwarna hitam pekat yang sekelibat lebih terlihat seperti kelelawar tanpa sayap. Terkadang jika kuingin jujur terhadap diri sendiri, ada benih ketidakadilan dalam hatiku perihal diriku menyikapi Si Hitam dan April, paparan pemahaman “standar keindahan umum” yang secara tak sadar membuatku merasa sesuatu yang indah mesti berwarna terang atau putih dan menempatkan warna gelap atau hitam berada di posisi inferior lah satu-satunya alasan mengakui kekeliruan bernalar ku sekaligus instropeksi diri. Hingga pada suatu pagi ketika ku sedang mencuci baju, Si Hitam menghampiri te...